1.BASA MENYERANG ATOM H DARI ARAH BERLAWANAN DENGAN X (Br)
2.ATOM X (Br) PERGI DARI ARAH
BERLAWANAN DENGAN BASA SEBAGAI ION X-
(Br-)
3. ATOM-2 C MEMBENTUK IKATAN RANGKAP MENGHASILKAN ALKENAPERMASALAHAN:
1. MENGAPA BASA MENYERANG ATOM H DARI ARAH BERLAWANAN DENGAN X (Br) ?
2. MENGAPA ATOM X (Br) PERGI MELEPASKAN IKATANNYA DENGAN ATOM CARBON ?
3. MENGAPA DALAM SUATU REAKSI TERJADI PERSAINGAN ANTARA SN2 DAN E2 ? BAGAIMANA CARA AGAR MELIHAT BERAPA % HASIL KEDUA REAKSI TERSEBUT ?
Saya iin akan mencoba menjawab permasalahan no 3, yaitu menurut literatur yang saya baca Reaksi S
BalasHapusN2 dan E2 terjadi pada kondisi yang sama, yaitu pelarut polar dan basa sangat kuat sehingga reaksi yang mengikuti jalur mekanisme S
N2 seringkali berkompotisi dengan reaksi E2. Pada kompetisi ini, reaksi SN2 lebih gampang terjadi daripada E2 karena kondisi reaksinya kurang basa. Semakin tinggi tingkat kebasaan suatu reaksi, semakin besar kemugkinan eliminasi terjadi.dan untuk cara mencari hasil presentasinya saya blum menemukan jawabannya, terimakasih
Saudara vicky, saya akan menjawab pertanyaan no 2. Karena Br tidak memiliki pengaruh terhadap struktur dan karena Br tidak stabil atau lebih stabil atom karbon dan karbon memiliki elektronegatifan lebih besar .
BalasHapusSaya akan menjawab permasalahan no 1.
BalasHapusBasa menyerang ikatan C-H tetangga dan mulai mengambil atom H, dan pada saat yang sama ikatan rangkap dua alkena mulai terbentuk dan gugus X mulai meninggalkan. Basa membentuk ikatan dengan hidrogen
Elektron-elektron C-H membentuk ikatan pi
Brom bersama sepasang elektronnya meninggalkan ikatan sigma C-Br.
Assalamualaikum Wr. Wb.
BalasHapusSaya akan mencoba menjawab permasalahan nomor 4. Dalam menghitung persen dari kedua reaksi, kita tentukan terlebih dahulu stoikiometrinya (misal, berapa massa senyawa, massa atom relatif senyawa volume, dan lain-lain) dengan jumlah tertentu. Menurut saya, itu jumlahkan berapa persen dari unsur yang belum direaksikan, sedang reaksi, dan produk yang dihasilkan.